Kamis, 27 Mei 2010

PERTEMUAN DENGAN ALLAH



PERTEMUAN DENGAN ALLAH


Bismillaahirrohmaanirrohiim..........

Rasulullah saw. bersabda:
"Barang siapa yang menyukai pertemuan dengan Allah, maka Allah akan menyukai pertemuan dengannya. Dan barang siapa yang tidak menyukai pertemuan dengan Allah, maka Allah tidak akan menyukai pertemuan dengannya. Aisyah bertanya: "Wahai baginda, bagaimana dengan kebencian terhadap kematian karena semua kita membenci kematian?" Beliau menjawab: "Bukan begitu, tetapi seorang mukmin apabila diberi kabar gembira dengan rahmat Allah, keridaan dan surga-Nya, maka dia akan senang bertemu dengan Allah dan Allah akan senang bertemu dengannya". "Dan sesungguhnya orang kafir apabila diberitahukan tentang siksaan serta kemurkaan Allah, maka dia akan membenci pertemuan dengan Allah sehingga Allah pun akan membenci pertemuan dengannya".

(Hadis riwayat Aisyah r.a; Dalam kitab Sahih Muslim No. 4845)







By: AnakAngon: Sabtu, 08-05-2010

SEORANG PEMBUNUH YANG BERTAUBAT


SEORANG PEMBUNUH YANG BERTAUBAT


Bismillaahirrohmaanirrohii
m..............




Bahwa Nabi SAW bersabda: "Di antara umat sebelum kamu sekalian terdapat seorang lelaki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Lalu dia bertanya tentang penduduk bumi yang paling berilmu, kemudian dia ditunjukkan kepada seorang pendeta". Dia pun mendatangi pendeta tersebut dan mengatakan, bahwa dia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang, apakah tobatnya akan diterima? Pendeta itu menjawab: "Tidak!" Lalu dibunuhnyalah pendeta itu sehingga melengkapi seratus pembunuhan". Kemudian dia bertanya lagi tentang penduduk bumi yang paling berilmu lalu ditunjukkan kepada seorang alim yang segera dikatakan kepadnya bahwa ia telah membunuh seratus jiwa, apakah tobatnya akan diterima? Orang alim itu menjawab: "Ya, dan siapakah yang dapat menghalangi tobat seseorang! Pergilah ke negeri Anu dan Anu karena di sana terdapat kaum yang selalu beribadah kepada Allah lalu sembahlah Allah bersama mereka dan jangan kembali ke negerimu karena negerimu itu negeri yang penuh dengan kejahatan!" Orang itu pun lalu berangkat, sampai ketika ia telah mencapai setengah perjalanan datanglah maut menjemputnya. Berselisihlah malaikat rahmat dan malaikat azab mengenainya. Malaikat rahmat berkata: "Dia datang dalam keadaan bertobat dan menghadap sepenuh hati kepada Allah". Malaikat azab berkata: "Dia belum pernah melakukan satu perbuatan baik pun". Lalu datanglah seorang malaikat yang menjelma sebagai manusia menghampiri mereka yang segera mereka angkat sebagai penengah. Ia berkata: "Ukurlah jarak antara dua negeri itu, ke negeri mana ia lebih dekat, maka ia menjadi miliknya. Lalu mereka pun mengukurnya dan mendapatkan orang itu lebih dekat ke negeri yang akan dituju, sehingga diambillah ia oleh malaikat rahmat".


(HR Abu Said Al-Khudri ra.: Dalam kitab Sahih Muslim, No.4967)


Subhanallaah.....Allahuakbar..........





By: AnakAngon: Rabu, 12-05-2010